• Facebook
  • Twitter
  • Google Plus
  • Contact
Sudut Pena

  • Home
  • ABOUT
  • Inspirasi
    • Cerita inspirasi EN Motivation
  • Kabar-kabar
  • Top korea
    • FILM
    • Actors
    • MP3
  • wisata
    • Jalan-Jalan
    • Kuliner
    • gunung
  • Tips
    • unik
Home » Cerita Inspirasi » Seorang Imam masjid dan 50 Sen

Seorang Imam masjid dan 50 Sen

Posted by Sudut Pena
Add Comment
Cerita Inspirasi
Wednesday, 10 December 2014

Seorang Imam masjid dan 50 Sen


Kisah seorang Imam masjid yang di dipanggil ke suatu masjid untuk menjadi imam . Kemudian Ia pun hendak bergegasa berangkat menuju tempat itu,hal ini adalah kebiasaan rutinitas dengan mengendarai kendaraan umum (bus) untuk menuju Masjid. Suatu hari,setelah imam tersebut membayar tiket dan kemudian iapun duduk di bangku kendaraan umum itu,ia tersadar ketika kondektur tersebut memberikan kembalian kepadanya.

 Ternyata kembalian uang itu lebih yang di berikan dari si kondektur, Total lebihnya adalah 50sen ini. "Perlukah saya mengembalikan uang 50 Sen ini?" imam masjid tersebut berkata dalam hatinya.
"Ah,.. Sipemilik bus inipun sudah kaya,saya rasa dengan jumblah uang 50sen ini ia tidak akan berat hati jikalaupu untuk membeli bensi ini tidak akan cukup" di hati kecilnya bertanya-tanya.

Setelah ia sampai pada tujuannya di masjid,ia pun segera menghentikan kendaraan yang ia tumpangi tadi dengan menekan tombol bel di kendaraan itu hingga si sopirpun menghentikan kendaraan di tepi jalan.

Ketika si imam hendak turun ia merasakan kaku pada tubuhnya,tersontak ia berhenti berjalan dan berpaling kepada si kondektur itu,sambil ia menjlurkan tangan dan mengembalikan uang sebesar 50 sen yang saat itu ia tidak akan mengembalikannya. Si imam berkata "Tadi anda mengembalikan uang kembalian pada saya terlalu banyak". ucap si imam kepada kondektur.

"Oh,..terimakasih! kenapa anda mengembalikan pak? padahal uang dengan jumblah 50 Sen ini sangatlah kecil nilainya" Ucap si kondektur. Kemudian ia menjawabnya  kembali " Uang itu tidaklah milik saya yang sebagaimana mestinya,sebagai orang muslim saya harus bersikap jujur".

Si kondektur tadi tersenyum dan berkata kepada si imam masjid "Sebenarnya saya memang sengaja memberikan kembalian lebih kepada bapak dengan nominal 50 Sen" ,saya ingin mengetahui atas kejujuran anda wahai imam. Kemudian ia pun turun dari kendaraan yang ia tumpanginya,sambil menggigil tubuhnya lalu imam tersebut berdoa sambiol menadah tangannya.

"Astaghfirullah ampuni aku ya allah,aku hampir saja menjual harga sebuah imam dengan nominal 50 Sen"
text

Mungkin saat ini banyak sekali orang-orang yang dengan mudahnya menukar keimanan yang ia miliki sejak larih dengan beberapa makanan untuk dirinya. Hanya untuk mementingakan masalah perut tanpa ia memeikirkan balasan yang akan didapat di dunia maupun akhirat nanti. Banyak sekali orang yang mungkin tidak sadar bahkan mungkin ia menyadir hal seperti itu dan kemudian ia konsumsi di kesehariannya yang kelak akan menjadi nyala Api di akhirat kelakh.

Mungkin sering sekali kita dengan sperti "sedikit kok,toh tidak banyak",mungkin begitulah yang kita sering dengar para petinggi yang menyalah gunakan keyakinan pada Umatnya. Namun godaan shetan memperdengarkan  irama neraka yang kemudian iapun tergoda kembali untuk memiliki uang yang bukanlah menjadi haknya sedikit demi sedikin hingga masa yang ia miliki.

0 Response to "Seorang Imam masjid dan 50 Sen"

← Newer Post Older Post → Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

POPULAR POSTS

  • Aturan saat menguap dalam Agama Islam
    Aturan saat menguap dalam Agama Islam Tahukah anda aturan saat menguap dalam islampun menjadi salah satu ibadah yang telah banyak dilu...
  • 2 Women To Watch In The Franchising Sector
    It takes strong leadership to run a franchise network of hundreds or thousands of independent businesses. These executives are up to ...
  • Wisata Pulau Lombok
    Pulau Lombok di Indonesia: Meskipun kurang berkembang dibandingkan Bali,dalam beberapa tahun terakhir Lombok telah memberikan Bali kabur ua...
  • Berikan Kesempatan Anak Untuk Tertawa, Sebelum Ia mengetahui Bahwa ibunya Tiada
    Berikan Kesempatan Anak Untuk Tertawa, Sebelum Ia mengetahui Bahwa ibunya Tiada Suatu malam ketika orang-orang sedang sibuk berebut w...
  • Tips Jeli membedakan Batu Mata Kucing Asli dan Yang Palsu
    SUDUT PENA: Masih lanjut ni gan.hahah kopinya masih ada soalnya yauweslah kibahas lagi mengenai batu di  postingan kedua kalinya nya ...
  • "Teman Sekamar"Park Min Woo anggota dazzles dengan senyum yang menawan untuk"Geek"
    Park Min Woo menunjukkan dari senyum manis dan lesung indah di balik foto-foto bergambar untuk majalah busana pria busana"Geek". ...
  • Kisah Rahasia Kebahagiaan
    Kisah Rahasia Kebahagiaan Kisah seorang pemilik toko memerintahkan anaknya untuk pergi belajar tentang rahasia kebahagiaan mengenai...
web stats
Back to top!
Copyright (c) 2014 Sudut Pena. All Rights Reserved Sudut Pena Template by I"ONG Blogger. Powered by Blogger. Blogger Bertuah DMCA.com Protection Status