• Facebook
  • Twitter
  • Google Plus
  • Contact
Sudut Pena

  • Home
  • ABOUT
  • Inspirasi
    • Cerita inspirasi EN Motivation
  • Kabar-kabar
  • Top korea
    • FILM
    • Actors
    • MP3
  • wisata
    • Jalan-Jalan
    • Kuliner
    • gunung
  • Tips
    • unik
Home » Cerita Inspirasi » Inspirasi » Berikan Kesempatan Anak Untuk Tertawa, Sebelum Ia mengetahui Bahwa ibunya Tiada

Berikan Kesempatan Anak Untuk Tertawa, Sebelum Ia mengetahui Bahwa ibunya Tiada

Posted by Sudut Pena
Add Comment
Cerita Inspirasi, Inspirasi
Wednesday, 10 December 2014

Berikan Kesempatan Anak Untuk Tertawa, Sebelum Ia mengetahui Bahwa ibunya Tiada



Suatu malam ketika orang-orang sedang sibuk berebut waktu untuk segera pulang ke rumah masing-masing,setelah melakukan rutinitas yang panjang atas pekerjaannya. Datang di sebuah halte busway terlihat seorang bapak dengan ketiga anaknya yang masih kecil-kecil. Mereka juga sedang menunggu kedatangan busway yang sebentar lagi akan datang membawa mereka pulang.

Tiga bersaudara itu berumur 7,5 dan 3 tahun. Anak bungsu (anak terkecil) ia bagai seorang putri yang sangat cantik dan ia berada dalam dekapan ayahnya. Sedangkan kedua kakanya sedang bermain didekatnya ia merasa gembira. Itulah mereka 

Dalam perjalanan menuju rumah kini tibahlah saatnya bus yang di tunggu datang dan para penumpang pun segera masuk  ke bus itu menuju pintu masuk,termasuk sang bapak dan ketiga anaknya itu. Kemudian keluaga itu dapat duduk di kursi bus yang rapi yang disusun sepertibangku di kereta api. Dana kedua anak laki-lakinya beranjak dari kursinya dan sambil bermain di sela tuhub ayahnya dan tubuh para penumpang ia berbmain petak umpet dan mereka sangat gembira berteriak kesana kemari dengan girangnya.

Terlihat pula seseorang yang wajahnya begitu murung tertunduk. Mungkin mereka merasa tidak nyaman keramaian si anak-anak ini,hingga akhirnya seorang pria yang ketus menyatakan atas perhatiannya kepada sayng ayah,"Pak tolong anaknya di atur disini kan begitu banyak penumpangjuga,si ayah menjawab dengan senyuman kepada si penumpang ini dan dengan sangat tenangnya sambil menggendong sang anak bungsunya"ma'af ya mas,..ibu dari mereka baru saja meninggal pada sore ini di Rumah Sakit dan sayapun belum mengatakan kepada mereka atas hal ii,. Nanti ketika sampai di rumah saya baru akan mengatakannya kepada mereka.

Karena saya merakan mereka akan sangat banyak kehilangan kegembiraannya yang menjadi hak mereka ini,jika mereka mengetahui bahwa ibunya telah pergi  meninggalkan mereka dan takkan mereka jumpai kembali di dunia ini. Maaf mas tidak keberatankan jika saya memohon untuk mengijinkan mereka untuk bermain di bus ini hanya sebentar asaja mas..?

Ketika mendengan apa yang di bicarakan kepada sang ayah,sebagaian penumpang pun mendengarnya lalu terdiam dan merenungla mereka dengan sedikit menundukkan kepalanya,. Termasuk sang pria yang ketus menegur ke pada sang ayah,tiba-tiba ia teringat atas kasih sayang maupun kesalahan yang pernah ia perbuat kepada sang ibu,.

Di salah satu penumpangpun saat itu ada yang langsung meng hubungi orang tuanya"Hallo ibu,bapak, apakabar? esok pagi aku akan menjenguk ibu dan bapak,Maafkan saya bu",.
Dengan begitu berharap ia masih dapat memiliki kesempatan untuk berjumpa kepada kedua orang tuanya esokpagi.

"Sayangilah kedua orang tuamu yang telebih utama kepada ibu,sebelum menyesali kepergiannya. Tangis air mata akanlah sia-sia ketika semasa hidupnya tidaklah kita sayangi kepada orang tua"

0 Response to "Berikan Kesempatan Anak Untuk Tertawa, Sebelum Ia mengetahui Bahwa ibunya Tiada"

← Newer Post Older Post → Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

POPULAR POSTS

  • Aturan saat menguap dalam Agama Islam
    Aturan saat menguap dalam Agama Islam Tahukah anda aturan saat menguap dalam islampun menjadi salah satu ibadah yang telah banyak dilu...
  • 2 Women To Watch In The Franchising Sector
    It takes strong leadership to run a franchise network of hundreds or thousands of independent businesses. These executives are up to ...
  • Wisata Pulau Lombok
    Pulau Lombok di Indonesia: Meskipun kurang berkembang dibandingkan Bali,dalam beberapa tahun terakhir Lombok telah memberikan Bali kabur ua...
  • Berikan Kesempatan Anak Untuk Tertawa, Sebelum Ia mengetahui Bahwa ibunya Tiada
    Berikan Kesempatan Anak Untuk Tertawa, Sebelum Ia mengetahui Bahwa ibunya Tiada Suatu malam ketika orang-orang sedang sibuk berebut w...
  • Tips Jeli membedakan Batu Mata Kucing Asli dan Yang Palsu
    SUDUT PENA: Masih lanjut ni gan.hahah kopinya masih ada soalnya yauweslah kibahas lagi mengenai batu di  postingan kedua kalinya nya ...
  • "Teman Sekamar"Park Min Woo anggota dazzles dengan senyum yang menawan untuk"Geek"
    Park Min Woo menunjukkan dari senyum manis dan lesung indah di balik foto-foto bergambar untuk majalah busana pria busana"Geek". ...
  • Kisah Rahasia Kebahagiaan
    Kisah Rahasia Kebahagiaan Kisah seorang pemilik toko memerintahkan anaknya untuk pergi belajar tentang rahasia kebahagiaan mengenai...
web stats
Back to top!
Copyright (c) 2014 Sudut Pena. All Rights Reserved Sudut Pena Template by I"ONG Blogger. Powered by Blogger. Blogger Bertuah DMCA.com Protection Status